Setiap kantor memerlukan sistem penyimpanan untuk file, alat tulis kantor, peralatan kerja kantor, barang dan sebagainya. Terdapat 2 pilihan untuk diterapkan setiap kantor dalam mengatur cara penyimpanannya yaitu:
Penyimpanan tersebar diseluruh kantor.
Storage atau sistem tempat penyimpanan kantor yang tersebar disetiap ruangan, hal ini diterapkan untuk menyimpan keperluan kantor yang bersifat rutin seperti kabinet untuk file sehingga mudah diambil kembali ketika dibutuhkan. Shelve atau ambalan untuk meletakan buku atau laci untuk perkakas & alat tulis kantor.
Penyimpanan terkumpul di suatu ruang kantor Anda.
Kantor Anda pun perlu menyediakan ruangan khusus untuk penyimpanan barang bagi keperluan rutin dalam jumlah banyak. Buatlah rak-rak untuk penempatan barang-barang agar terorganisir & rapi. Barang yang ditempatkan dalam ruangan khusus ini umumnya seperti: Dokumentasi file, persediaan alat tulis kantor untuk keperluan setiap bulan, persediaan barang cetakan nota, map, faktur, stiker promosi, katalog, brosur dan lain-lain, alat-alat kerja kantor seperti vacum cleaner, tangga, lampu darurat, perkakas, komputer cadangan dan sebagainya.
Model storage kantor / sistem penyimpanan kantor:
- Ambalan / shelve, merupakan sebilah papan ukuran kecil 25 x 100 cm.
- Laci, merupakan kabinet dengan kotak-kotak yang menggunakan rel.
- Rak, biasanya dibuat dari besi siku dengan ukuran yang maksimal.
- Lemari, merupakan kabinet berpintu dan menggunakan kunci-kunci berfungsi untuk barang-barang yang penting.
Tips storage kantor / sistem penyimpanan kantor:
- Lokasi, agar mudah dalam menggapainya.
- Fungsi, tentukan kegunaannya untuk rancang disain.
- Model dan finishing untuk kesesuaian dengan ruangan.
Contoh-contoh storage kantor (tempat penyimpanan kantor)
